Archive for May, 2009

Indonesia Negara Paling Murah Senyum di Dunia

Tuesday, May 26th, 2009

Berdasarkan hasil survei The Smiling Report 2009 dari AB Better Business yang berbasis di Swedia, Indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia (detikcom - Minggu, Mei 17).

Ini adalah fakta yang amat menarik, walaupun mesti diingat pula bahwa senyum sebenarnya belum tentu punya korelasi positif dengan tingkat kebahagian seseorang atau sebuah bangsa. Mirip yang dituturkan lirik lagu “Kupu-kupu Malam” -nya Titik Puspa, “…kadang dia tersenyum dalam tangis, kadang pula dia menangis di dalam senyuman”…. Semoga saja tidak terlalu banyak kupu-kupu malam yang dijadikan responden dalam survei ini…

Sebenarnya yang akan lebih menarik lagi bila dilakukan survei negara yang paling banyak ketawa. Untuk kategori ini Indonesia barangkali juga bisa juara. Lihat saja keadaan sekarang ini, di mana lembaga-lembaga negara sedang menjalani proses ganti kulit alias pemilu, yang bagi sebuah negara ingusan seperti Indonesia adalah masa-masa yang krusial dan genting, justru gelak tawa bertaburan di seantero negeri.

Ini maksudnya bukan sinisme bagi para pelaku hajatan pemilu yang tingkahnya memang lucu-lucu, justru ini adalah sebuah apresiasi. Di jaman Orde Baru banyak pula tingkah penguasa panggung negara yang kelakuannya keterlaluan jenaka. Tapi bedanya dulu menertawakan tingkah ganjil penguasa adalah sebuah dosa, orang bisa diculik, dihilangkan, atau langsung di dor. Di masa-masa itu politik adalah dunia yang serius dan angker. Saat itu di dunia politik hanya segelintir orang yang punya previlege untuk ketawa kapan dia mau, sementara bagi kebanyakan yang lain terpaksa menelan gelaknya sambil mengelus dada.

Saat ini banyak media interaktif seperti televisi dan radio yang menyuguhkan program-program talk show politik yang terbuka dan bebas. Biasanya menampilkan narasumber dari kalangan tokoh politik, baik pelaku langsung maupun pengamat. Yang menarik adalah gelak tawa sering mendominasi acara-acara ini. Bahkan ketika apa yang dibicarakan adalah materi yang genting dan serius.

Yang terakhir ketika tokoh-tokoh PKS mencak-mencak karena merasa diselingkuhi SBY, di mana suhu pembicaran sering mendidih, menariknya justru menjadi tontonan yang menghibur karena tetap diselingi haha-hihi yang renyah. Canda tawa seperti menjadi pelumas yang memuluskan gesekan-gesekan antar pendirian, sehingga tidak terjadi saling gerus yang justru bisa merugikan semua pihak.

Belum lagi tontonan parodi politik yang ada di beberapa stasiun televisi. Tokoh-tokoh politik dimunculkan duplikat parodik-nya, dengan mengeksplorasi sisi-sisi ganjil mereka yang bisa menyengat saraf tawa. Dalam media cetak pun bertebaran kantong-kantong humor yang menggelitik, seperti serial-serial kartun di Kompas yang konsisten mengusili drama politik nasional. Barangkali pantas diajukan pertanyaan, apakah ada negara selain Indonesia yang bisa mencerna centang perentang dunia politiknya dengan cara yang begitu gembira ?

Baik positif atau negatif penomena gelak tawa ini pasti jauh lebih mending daripada bentrok-bentrok kekerasan seperti yang terjadi di Thailand atau negara lain. Seruan-seruan keras dan tegang seperti yang banyak dilontarkan para saksi partai politik yang merasa dicurangi, tentunya diperlukan juga karena itu salah satu indikasi berjalannya mekanisme saling kontrol yang sehat. Namun asal sebatas adu argumen, jangan karena kehilangan kursi terus membalas lempar kursi beneran.

Yang seharusnya paling gembira dengan hasil survei The Smiling Report adalah Departemen Pariwisata, karena ini bisa menjadi amunisi bagus untuk promosi wisata Indonesia. Semoga mereka cukup jeli untuk menangkap peluang ini. Dan bagi warga bangsa pasti tidak ada salahnya untuk tambah giat menebar senyum, toh tidak bayar dan kalori yang dihabiskan barangkali tidak lebih banyak daripada ngupil.

SBY dan Cinta Laura

Monday, May 25th, 2009

ayemBeda dengan Asbun yang golput ideologis garis keras, istri Asbun adalah pemuja SBY yang fanatik. Sejak jaman SBY masih menteri, bahkan sejak SBY masih tentara istri Asbun sudah jadi penggemar berat SBY.

“Juara kelas tiga tahun berturut turut di Akademi Militer… rekor yang belum pernah terpecahkan bahkan sampai saat ini. Pengalaman teritorial dan tempur paling lengkap….”, itu yang sering dikampanyekannya pada Asbun.

Tapi ada yang mengganggu Asbun terutama sejak SBY jadi presiden. Beberapa kali istrinya ngomel-ngomel, mencak-mencak sendiri tanpa obyek yang jelas siapa sebenarnya yang diomelinya. Sebagai orang yang serumah dengan istrinya maka kuping Asbun terpaksa jadi bak sampah menganga yang tak henti-hentinya menerima semburan kata-kata yang tidak enak di dengar.

Sudah beberapa kali fenomena ini terjadi, salah satu yang diingat Asbun adalah ketika SBY dalam pidatonya mengatakan “Saya tidak Happy…”, ketika menegur kinerja Petamina yang distribusi minyaknya lelet.

Ketika melihat pidato itu di depan televisi istri Asbun langsung ngomel-ngomel nggak karuan, “kok pake kata happy segala sih..?!!*#$!. apa nggak ada Indonesianya…#*@!.!!?” Beberapa hari berlalu omelan itu baru reda.

Asbun sering bertanya-tanya apa yang terjadi pada istrinya ini ? Apakah dia alergi pada Bahasa Inggris ? itu jelas tidak mungkin karena istri Asbun ini ambil gelar masternya di negaranya Mr. Bean. Beda jauh dengan Asbun yang lulusan universitas rakyat murah meriah. Bahkan salah satu jadwal kerja sang istri sekarang ini adalah memberikan kuliah di sebuah universitas swasta yang bahasa pengantarnya Inggris.

Dari analisa kata-kata yang keluar dari omelan sang istri, Asbun sempat berpikir apakah bagi orang seperti istrinya penggunaan kata-kata Ingris yang berlebihan dalam presentasi berbahasa Indonesia justru terdengar norak dan kampungan ? Barangkali begitu. Mungkin istri Asbun ini terjepit diantara kecintaannya pada SBY dan pada kedongkolannya mendengar penggunaan bahasa Inggris yang bukan pada tempatnya, jadi muncratlah luapan emosinya.

Yang paling menyiksa bagi Asbun adalah yang akhir-akhir ini terjadi, di mana SBY sedang berbicara dalam sebuah acara untuk mempresentasikan visi-nya di hadapan para anggota Kadin. Asbun dan keluarga menonton acara ini bersama di televisi.

Tiba-tiba ketika presentasi SBY sudah mendekati akhir istri Asbun kumat ngomelnya, sambil melotot-lotot dia berbicara dengan nada tinggi,”Kok makai kata Inggrisnya yang nggak penting nggak penting sih….!!!*@#!…! lama-lama kok kaya Cinta  Laura…. at #*!…! mana pronounciation-nya JAVANENGLISH banget ….!! bener-bener Thukulish dehhh…#*@#…!!!!

Asbun sampai harus memegangi tangan istrinya untuk mencegah supaya dia tidak melemparkan barang-barang di atas meja ke arah televisi. “Tenang mami…tenang mami…. sabar… tarik nafas panjang…” Asbun berusaha menenangkan istrinya.

Asbun jadi berpikir barangkali dia perlu kampanyekan faham golput ideologis kepada istrinya, supaya rumah tangganya bisa kembali tenang dan tenteram…

Pajak dan Jalanan Bopeng

Monday, May 25th, 2009

Baru tahun ini Asbun punya NPWP. Tapi bukan berarti dia belum pernah bayar pajak, selama puluhan tahun pajak langsung dibayarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja. Tapi baru tahun ini dia bikin SPT dan melaporkan pajaknya. Asbun sempat terpana lihat jumlah pajak penghasilan yang dibayarkan dari gajinya setahun, ternyata lumayan juga. Mungkin karena sebelumnya tidak pernah bikin SPT maka dia tidak begitu sadar dengan jumlah itu.

Setelah “aware” dengan jumlah pajak penghasilan yang dibayarkan sekarang Asbun malah jadi psikotik karena tiap hari kena serangan senewen alias dongkol.

Ceritanya Asbun kalau berangkat kerja harus menempuh perjalanan 51 kilometer pulang pergi. Dari 51 kilometer itu jalan yang rusak alias bopeng-bopeng ada 17 kilometer atau 33 % nya. Jalanan bopeng yang 33 % itu justru makan waktu 60 % dari total durasi perjalanan. Ya karena jalanan aspalnya ancur jadi hanya bisa dilalui dengan kecepatan merambat mirip siput. Belum lagi kalau Asbun  kesiangan dikit, barisan kemacetan bisa mengular naga. Dan ini harus dijalani Absun tiap hari dalam hidupnya.

Mobil Asbun kaki-kakinya sudah beberapa kali kena masalah, kata montir ini karena sering dipakai di jalan rusak. Asbun beberapa kali berpikir untuk ganti mobil off road dengan ban jumbo, supaya lebih nyaman pergi ke kantor. Tapi karena istri Asbun telanjur suka sama mobil yang sekarang maka Asbun terpaksa tidak jadi ganti mobil. Supaya pengeluaran tidak boros karena sering servis kaki mobil maka Asbun akhirnya beli sepeda motor dan berangkat ke kantor naik motor.

Naik motor memang lebih enak karena walaupun kesiangan tetap bisa nyelip-nyelip diantara kemacetan, waktu tempuh bisa berkurang sampai 25 %. Tapi Kalau dulu kaki mobil yang sering kena masalah sekarang pinggang dan bahu Asbun yang tiap minggu mesti diservis ke tukang pijit. Gara-gara jalanan yang bopeng naik motor jadi lebih melelahkan, badan terguncang-guncang, belum lagi harus selalu siap bermanuver meliak-liuk menghindari kubangan di tengah jalan, pinggul, bahu dan kaki semua bekerja ekstra keras.

Dulu Asbun selalu setel pikirannya untuk bersyukur karena masih ada 67 % jalanan yang tidak rusak, ini sebuah mekanisme psikologis yang naluriah supaya kewarasan tidak terganggu. Tapi setelah Asbun melihat jumlah setoran pajaknya, sekarang ini tiap bergumul dengan jalanan bopeng perasaan dongkol menggelegak. Gerutuan selalu mengiringi perjalannya mengarungi kubangan dan bebatuan yang berserak. Permakluman dan rasa syukur imitasi yang dulu selalu dipegangnya teguh sekarang tercecer entah ke mana.

Sekarang yang berkecamuk di hati Asbun adalah perasaan dicurangi, diakali, dikhianati. Bertahun-tahun pajak dipotongkan dari gajinya, entah sudah berapa ratus juta jumlahnya. Belum lagi pajak kendaraan, pajak rumah dll. Tapi kenapa hanya untuk mencapai tempat kerjanya, yang harus ditempuhnya tiap hari, dia masih harus sengsara ? Kenapa tiap hari dia harus meresikokan dirinya kena hernia karena gunjangan repetitif yang menahun ?

Berapa sih biaya perbaikan jalan 7,5 kilo yang lebarnya cuma 6 meter ? Dikemanakan uangnya yang disunat tiap tahun ?….  Sekarang Asbun  rupanya tidak hanya butuh tukang pijit tapi juga psikolog atau mungkin dukun…

 http://indonesiagembira.co.cc/

Pidato Deklarasi SBY

Sunday, May 17th, 2009

Pidato deklarasi SBY : “Kabinet forum bekerja, bukan untuk berpolitik sendiri-sendiri”

  • kabinet kerja saja, yang berpolitik biar presidennya… gitu Pak ?

-

Pidato deklarasi Boediono : “Saya siap bekerja mulai hari ini”

  • jangan dulu Pak, kan belum kepilih

-

Prabowo disebut-sebut ingin posisinya sebagai “wakil presiden plus”

  • plus jadi “bemper” mau Pak ?

-

KPU terkesan enggan dengan pembentukan Dewan Kehormatan KPU

  • jangan-jangan merencanakan sesuatu yang tidak terhormat

-

PKS = Politik Kayak Sulapan

Saturday, May 16th, 2009

Setelah bertemu satu jam dengan SBY akhirnya PKS terima Boediono

  • singkatan baru PKS = Politik Kayak Sulapan

-

Demo Anti SBY Warnai Kehadiran JK-Wiranto di KPU

  • pas SBY-Boediono di KPU pasti gantian demo anti JK-Wiranto

-

Pimpinan Demokrat dari semula mengatakan PKS akan terima Boediono

  • yang penting cocok harganya

-

Sebelum ke KPU, Mega-Prabowo Berdoa Bersama

  • pilpres kali ini Mega-Prabowo memang harus lebih banyak berdoa

-

SBY ingin menjadi lokomotif pemerintahannya bila terpilih lagi

  • pantesan Boediono naik kereta api ke deklarasi di Bandung

-

2.817 orang utan tiap tahun punah

  • orang utan punah, “orang utang” malah bertambah

-

WOC di Manado diharapkan lebih memperhatikan laut terkait global warming

  • boleh perhatikan laut asal jangan sampai lupa daratan

-

Perputaran uang bisnis dagang orang capai Rp. 32 triliun

  • kalau perputaran uang bisnis dagang suara berapa ya ?

-

Secara bisnis, hanya 30 persen pers yang sehat

  • barang jualannya cepat basi sih

    -

    Indonesia Gembira ! 14-5-09

    Thursday, May 14th, 2009

    Satpam BI aniaya wartawan SCTV

    • benar-benar BI..adab

    -

    Karena KPU salah hitung beberapa partai jadi berkurang jumlah kursinya

    • kalau menghitung gajinya sendiri anggota KPU pasti tidak pernah salah

    -

    Undangan deklarasi SBY yang diterima PKS tanpa nama cawapres!

    • untuk PKS nama cawapres dipersilakan isi sendiri

    -

    PDIP dan Gerindra mengadakan pertemuan maraton untuk membahas koalisi

    • yang lain sudah sprint kok ini masih maraton

    -

    Perang urat syaraf antara SBY dan JK semakin menghangat

    • boleh perang “urat syaraf” asal jangan putus “urat malu”

    -

    Partai Demokrat tetap calonkan Boediono walaupun ada resistensi dari banyak kalangan

    • rupanya PD benar-benar PeDe

    -
    Anggota DPR Partai Demokrat Adjie Massaid dan Agelina Sondakh menikah

    • walaupun banyak yang tidak merestui yang penting… Lanjutkan !

    -

    Indonesia Gembira ! 13-5-09

    Wednesday, May 13th, 2009

    PKS paling keras protes atas mencuatnya nama Boediono sebagai cawapres SBY

    • singkatan baru buat PKS = Partai Korban Selingkuh

    -

    KPK mengkaji kembali aturan larangan bagi pimpinannya untuk bermain golf dengan pihak tertentu

    • main karambol saja Pak, aman

    -
    SBY - JK disambut tepuk tangan meriah saat hadir bersama dalam musyawarah perencanaan pembangunan nasional

    • biasanya penonton tepuk tangan supaya pertarungan tambah seru

    -

    Indonesia Gembira ! 12-5-09

    Tuesday, May 12th, 2009

    Angka golput pada pemilihan legislatif 49 juta orang lebih

    • setelah lihat drama koalisi yang banyak malah “golpus”… golongan pusing

    -

    Beberapa pihak menyatakan komunikasi politik antar partai sekarang ini lebih dewasa

    • istilah teknis untuk “komunikasi politik” = “tawar menawar harga sapi”

    -

    PDIP mendekat ke Partai Demokrat

    • dari dulu Blok M memang dekat dengan Blok S, sama-sama di Kebayoran Baru

    -

    Hercules Angkatan Udara mendarat darurat di Wamena karena roda pendaratan lepas

    • laik terbang tapi tidak laik mendarat

    -

    DPR minta KPK tidak mengambil keputusan penting selama ketuanya berhalangan

    • kalau kapten kena kartu merah, biasanya kesebelasan masih boleh main

    -

    Hatta Rajasa dua kali bertemu Megawati di Jalan Teuku Umar

    • sebagai utusan negara, apa utusan PAN, apa utusan Demokrat ?

    -

    Indonesia Gembira ! 10-5-09

    Sunday, May 10th, 2009

    Konggres Golput di Jogjakarta dibubarkan aparat

    • “GOLongan PUTih” boleh saja,”GOLongan PUTus asa” itu yang bahaya

    -
    Jusuf Kalla menyatakan yang dibutuhkan Indonesia adalah pemimpin yang tegas dan cepat

    • yang dibutuhkan kadang tidak sama dengan yang diinginkan Pak

    -

    Nama cawapres di kantong SBY sudah menyusut dari 19 menjadi 6 nama

    • lama tidak dikeluarkan dari kantong bisa ikut tercuci baju

    -
    Ruang tahanan Antasari jauh dari ruang tahanan korupsi

    • kalau dekat nanti yang ditangkap dan menangkap malah bikin reuni

    -

    Karena kalah seorang caleg di Nusa Tenggara Timur meracuni sumur warga

    • kalau menang bisa meracuni otak warga

    -

    Indonesia Gembira ! 9-5-09

    Saturday, May 9th, 2009

    Banyak politikus kawakan tersingkir dari Senayan, diganti para artis dan selebriti

    • nama baru buat gedung dewan : “Senayanwood”

    -
    Diperkirakan 59 caleg perempuan lolos ke senayan

    • biasanya ibu-ibu lebih tahan tidak ngantuk di persidangan

    -
    DPR minta KPK tidak melakukan penyidikan selama anggota komisi tidak genap 5 orang

    • sudah kena bencana ditelikung pula kewenangannya

    -

    Perhitungan hasil pemilu molor beberapa hari dari jadwal yang ditetapkan

    • padahal rakyat  ke TPS molor beberapa menit saja sudah tidak boleh nyontreng

    -

    Indonesia saat ini adalah negara ketiga di dunia yang paling banyak menuliskan kata ’seks’ dalam pencarian Google di internet

    • jangan-jangan seksi konsumsi dan seksi dokumentasi ikut dihitung

    -

    Indonesia Gembira ! 8-5-09

    Friday, May 8th, 2009

    PDIP mulai bergerak merapat ke Partai Demokrat

    • drama koalisi semakin “sinetronikal”

    -

    Indonesia Gembira ! 7-5-09

    Thursday, May 7th, 2009

    Akibat naiknya utang pemerintah dalam empat tahun terakhir SETIAP warga negara mesti memikul utang Rp 7,7 juta

    • diberi BLT 100 ribu tapi diberi tanggungan utang 7,7 juta

    -

    Mexico minta bantuan Indonesia untuk atasi flu babi karena sudah berpengalaman tangani flu burung

    • tangani pemilu bermasalah juga sudah berpengalaman lho

    -

    Berita Antasari Azhar jadi tersangka kasus pembunuhan merajai halaman media

    • drama koalisi kalah seru

    -

    Kader Golkar selain JK dibebaskan maju sebagai capres atau cawapres dengan syarat tidak boleh membawa nama dan atribut partai

    • bebas keluar rumah, tapi baju celana tidak boleh dibawa

    -

    Indonesia Gembira ! 6-5-09

    Wednesday, May 6th, 2009

    Pinjaman pembangunan infrastruktur dari ADB untuk Indonesia ditingkatkan nilainya

    • utang jangan cuma buat gali lubang tutup lubang, tapi buat nutup lubang di jalan-jalan

    Indonesia Gembira ! 5-4-09

    Monday, May 4th, 2009

    Jusuf Kalla mengaku menjadi “bumper” selama menjabat sebagai wapres

    • dua pilihan peran wapres : jadi “ban serep” atau jadi “bumper”

    -

    PAN mengajukan Hatta Rajasa sebagai cawapres

    • namanya bukan cawapres tapi “cabump”… alias “calon bumper”

    -

    Jusuf Kalla - Wiranto deklarasikan sebagai pasangan capres - cawapres

    • kalau capresnya biasa jadi “bumper”, bisa-bisa  cawapresnya cuma jadi “ban serep”

    -

    Indonesia Gembira ! 2-5-09

    Saturday, May 2nd, 2009

    SBY masuk satu dari 100 tokoh dunia versi Time

    • satu-satunya di dunia… pencipta lagu yang jadi presiden

    -

    Indonesia butuh pemimpin atau tokoh baru

    • yang banyak malah daur ulang tokoh, partai baru - muka lama

    -
    Indonesia masuk daftar hitam pelanggar hak-hak intelektual

    • bila aturan hak intelektual dilaksanakan tegas, separuh lebih warga Indonesia masuk bui

    -

    Sejumlah caleg terpilih punya hubungan keluarga dengan pejabat daerah dan pusat

    • tegakkan azas kekeluargaan…. ! demi keluargaku….

    -

    Indonesia Gembira ! 1-5-09

    Friday, May 1st, 2009

    Empat partai besar, Golkar, PDI Perjuangan, Hanura, dan Gerindra hari ini merealisasikan gagasan koalisinya .

    • besar-besar dijadikan satu… awas bisa kena “obesitas politik”

    -

    Nama-nama cawapres SBY mulai beredar di masyarakat

    • cawapres paling cocok : Dharma Oratmangun….. biar album kedua makin siip !

    -

    Banyak politikus kawakan tersingkir dari Senayan, diganti para artis dan selebriti

    • nama baru buat gedung dewan : “Senayanwood”

    -